5 Novel Sejarah Terbaik yang Wajib Banget Kamu Baca

novel sejarah

Buat pencinta buku, menghabiskan seharian penuh di kamar menandaskan tiap-tiap halaman novel ialah sebuah kepuasan tersendiri. Malah mungkin melebihi menonton film atau berkumpul bersama sahabat.

Salah satu genre novel yang masih laris hingga sekarang ialah novel sejarah. Novel sejarah tak melulu menyampaikan fakta yang membosankan. Malah kebanyakan novel sejarah bergenre fiksi, melainkan konsisten punya latar belakang sejarah yang cermat.

Novel Sejarah Terbaik

Melalui novel sejarah itu pulalah kita juga belajar bagaimana keadaan dalam lini masa sejarah tertentu yang kamu sendiri mungkin belum lahir ketika itu terjadi. Nah, untuk memandu kamu, situs idn terbaik bakal memberi anjuran novel sejarah terbaik yang dapat kamu baca untuk mengisi waktu.

1. Tetralogi Bumi Manusia


Tetralogi Bumi Manusia atau tetralogi Buru rasanya pantas dapat peringkat pertama sebagai novel sejarah Indonesia terbaik yang mesti kamu baca.

Mahakarya Pramoedya Ananta Toer ini hingga sekarang abadi sebagai salah satu novel paling mendobrak pada zamannya, dan ajaibnya, masih relevan hingga sekarang. Tetralogi ini dimulai oleh Bumi Manusia dan berlanjut ke Anak Seluruh Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.

Latar belakang novel sejarah ini ialah zaman kolonial Hindia Belanda. Premisnya berkonsentrasi pada Minke, seorang pribumi, yang jatuh cinta pada orang Belanda, Annelies Mellema, serta Nyai Ontosoroh yang merepresentasikan kekuatan pribumi di tengah gempuran penjajah.

Kisah Minke ini diubahsuaikan ke layar lebar dengan judul Bumi Manusia dan dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh

2. Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk


Novel sejarah terbaik kedua yang mesti kamu jajal ialah trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala.

Berlatar belakang petaka politik 1965 di Indonesia, novel sejarah ini bercerita perihal seorang ronggeng di Dukuh Paruk bernama Srintil. Dusun miskin itu seolah menerima napas baru setelah Srintil tampil di sana.

Kecantikan Srintil yang cakap memikat membuatnya familiar hingga akibatnya Dukuh Paruk malahan ikut serta makmur. Nahas, petaka politik itu mengubah semuanya. Satu desa penari itu dicap PKI.

Ronggeng Dukuh Paruk juga diangkat ke layar lebar dengan judul Sang Penari, dibintangi Prisia Nasution dan Oka Antara.

3. Pulang


G30S PKI memang meninggalkan cerita suram yang tak ada habisnya apabila disebutkan. Tema ini juga diangkat oleh Leila S. Chudori dalam situs judi slot yang menyediakan banyak permainan judi online uang asli.

Sedangkan fiksi, kisahnya dapat menggambarkan betapa peliknya orang-orang yang dicap tapol pada era 1965. Malah, hingga Orde Baru malahan mantan tapol masih dianggap sebagai sampah di negeri ini.

Kisahnya dituturkan melewati karakter Dimas Suryo yang tinggal di Prancis. Cita-cita Dimas malahan sangat sederhana: dia berkeinginan mati dan dikuburkan di tanah kelahirannya, Indonesia, yang tak berkeinginan lagi menerima dirinya hal yang demikian.

4. Amba


Nama Laksmi Pamuntjak mungkin familier ketika menyangkut novel Aruna dan Lidahnya. Tidak mengherankan sebab novel hal yang demikian diangkat ke layar lebar dan dibintangi Dian Sastro.

Tetapi, salah satu karya terbaik Laksmi berdasarkan saya ialah Amba. Sama seperti dua novel sebelumnya, Amba juga masih berkutat pada pahitnya G30S PKI.

Kisahnya dituturkan melewati karakter Amba dan Bhisma, dua muda-mudi yang dimabuk percintaan di tengah pergolakan politik mahadahsyat yang pernah dialami Indonesia itu.

5. War and Peace


Tidak hanya Indonesia, kamu juga mesti membaca novel sejarah terbaik dunia. Salah satunya War and Peace karya Leo Tolstoy yang rilis pada 1869.

Novel mahakarya Tolstoy ini hingga sekarang dianggap sebagai novel terbaik yang menceritakan efek perang Napoleon kepada lima keluarga aristokrat Rusia.

Dengan teknik sastra realisme slot online yang digagasnya, Tolstoy sukses menggugah satu dunia melewati artikelnya ini. Ajaibnya, sedangkan ditulis hampir dua abad lalu, kisah di dalamnya masih relevan dengan keadaan sekarang. Coba baca, deh.

Nah, itu tadi novel sejarah terbaik yang mesti kamu baca. Mana yang sudah pernah kamu selesaikan membaca novelnya?